Pfuf… akhirnya speedy siuman lagi setelah terkapar selama satu hari penuh. Nggak ada yang bisa dikerjakan tanpa speedy sebagai satu-satunya koneksi Internet yang saya punya.
Sepertinya ketiadaan koneksi speedy sama beratnya dengan sakit tipus yang saya alami dua minggu yang lalu. Terkapar di tempat tidur selama 5 hari berturut-turut dan rekor tidak tidur selama 4 hari berturut-turut akhirnya terpecahkan yang sebelumnya cuma 2 hari.
Dokter tidak mau menambah dosis atau menggantinya dengan obat tidur yang lain agar saya bisa mencoba tertidur barang agak setengah jam saja. Lebih baik tidak tidur dari pada menambah dosis obat tidur kata dokter yang baik ini. Akhirnya saya hentikan sama sekali meminum obat tidur tersebut karena percuma saja, tetap tidak bisa tidur.
Ya, Allah mencabut sebagian kenikmatan yang pernah diberikannya, mungkin agar saya bisa lebih menghargai dan mensyukuri nikmat yang ada.
Komentar Terbaru